Home » HEADLINE » Polsek Kelapa Kampit Amankan Mediasi Plasma Antara Warga Desa Buding dan PT. SWP

Polsek Kelapa Kampit Amankan Mediasi Plasma Antara Warga Desa Buding dan PT. SWP

Polres Belitung Timur – Hubungan Masyarakat, Kelapa Kampit. Kepolisian Sektor (Polsek) Kelapa Kampit melaksanakan pengamanan dan monitoring kegiatan diskusi mediasi terkait penyelesaian hak plasma 20% antara masyarakat Desa Buding dengan pihak manajemen PT. Steelindo Wahana Perkasa (SWP) dan PT. Parit Sembada, Sabtu (18/04/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Sanggar Batik Rembuding ini merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati Belitung Timur guna mencari solusi atas polemik lahan yang telah berlangsung sejak tahun 2017. Mediasi ini dihadiri oleh Camat Kelapa Kampit, Kapolsek Kelapa Kampit IPTU Jonrudol Manungkalit, S.H., M.H., serta perwakilan tokoh masyarakat dan manajemen perusahaan.

Kepala Desa Buding, Bapak Mardini, dalam sambutannya mengapresiasi kehadiran pihak perusahaan dan menekankan pentingnya menjaga kondusivitas wilayah. Senada dengan hal tersebut, Ketua BPD Buding, Syahmudin, menegaskan bahwa masyarakat menuntut hak plasma sesuai regulasi yang berlaku.

“Kami datang untuk berdiskusi demi keadilan. Masyarakat berharap ada solusi nyata terkait kewajiban plasma 20% yang selama ini dirasa belum terealisasi di Desa Buding,” ujar perwakilan masyarakat, Ariansyah.

Sebagai solusi alternatif, masyarakat menawarkan opsi Sharing Profit (pembagian keuntungan) jika pembangunan fisik lahan plasma tidak memungkinkan untuk dilaksanakan. Skema ini diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat, khususnya bagi para lansia di Desa Buding.

Manajer PT. SWP/Parit Sembada, Suman Dharma, menyatakan bahwa pihaknya sangat menghargai aspirasi masyarakat dan berkomitmen untuk mengikuti aturan hukum yang berlaku. Namun, pihak manajemen yang hadir belum dapat mengambil keputusan instan.

“Kami hadir untuk mendengarkan dan mencatat poin-poin tuntutan masyarakat. Seluruh hasil diskusi hari ini akan segera kami sampaikan ke jajaran pimpinan pusat (manajemen terbuka) untuk dipertimbangkan,” jelas Suman.

Kapolsek Kelapa Kampit, IPTU Jonrudol Manungkalit, S.H., M.H., seizin Kapolres Belitung Timur AKBP Indra Feri Dalimunthe, S.H., S.I.K., M.H. M.M., mengonfirmasi bahwa pertemuan berjalan dengan sangat kondusif. Berdasarkan hasil diskusi, terdapat beberapa poin kesimpulan: Masyarakat tetap mempertanyakan realisasi hak plasma 20%, Tawaran opsi Sharing Profit sebagai alternatif solusi ekonomi, Perusahaan berkomitmen mengakomodir tuntutan untuk diteruskan ke manajemen pusat, Terkait perpanjangan sewa akses jalan perusahaan, Pemdes Buding akan segera melaksanakan Musyawarah Desa (Musdes) untuk memberikan jawaban resmi.

“Kami berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah menjaga ketertiban. Polri akan terus mengawal proses mediasi ini agar berjalan sesuai aturan dan menjaga situasi Kamtibmas di wilayah Kelapa Kampit tetap stabil,” tutup IPTU Jonrudol.

Kegiatan berakhir dalam keadaan aman dan lancar dengan pengamanan ketat dari personel Polres Beltim dan Polsek Kelapa Kampit.