Home » HEADLINE » Sat Binmas Polres Belitung Timur Sosialisasikan Bahaya Narkoba, Stop Bullying dan Tolak Geng Motor di SMP Negeri 2 Tanjung Kelumpang

Sat Binmas Polres Belitung Timur Sosialisasikan Bahaya Narkoba, Stop Bullying dan Tolak Geng Motor di SMP Negeri 2 Tanjung Kelumpang

Polres Belitung Timur – Hubungan Masyarakat, Simpang Pesak. Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Belitung Timur melaksanakan kegiatan sosialisasi kepada para pelajar di SMP Negeri 2 Tanjung Kelumpang, Kecamatan Simpang Pesak, sebagai upaya pencegahan terhadap berbagai perilaku menyimpang di kalangan remaja. Kamis (24/04/2026).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasat Binmas Polres Belitung Timur bersama personel Sat Binmas. Sosialisasi ini difokuskan pada tiga isu krusial yang kerap bersinggungan dengan dunia remaja, yakni bahaya narkoba, aksi perundungan (bullying), dan larangan keterlibatan dalam geng motor.

Selain itu, sosialisasi juga menekankan pentingnya menghentikan tindakan bullying di lingkungan sekolah. Para pelajar diajak untuk saling menghargai, menjaga sikap, serta membangun pertemanan yang positif demi terciptanya suasana belajar yang aman dan nyaman.

Tak kalah penting, Sat Binmas juga mengajak para siswa untuk menolak segala bentuk aktivitas geng motor yang kerap meresahkan masyarakat dan berpotensi menimbulkan tindakan kriminal. Para pelajar diimbau agar fokus pada kegiatan yang bermanfaat, seperti belajar dan mengembangkan bakat.

Kegiatan ini disambut antusias oleh para siswa dan pihak sekolah, yang berharap edukasi seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan guna membentuk generasi muda yang disiplin, berkarakter, dan taat hukum.

Kasi Humas Polres Beltim IPDA Asep Achmadi, seizin Kapolres Belitung Timur AKBP Indra Feri Dalimunthe, S.H., S.I.K., M.H. M.M., menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi yang dilakukan oleh Sat Binmas di SMP Negeri 2 Tanjung Kelumpang merupakan bagian dari program prioritas Polri dalam memberikan perlindungan dan edukasi kepada generasi muda.

Dengan adanya kegiatan sosialisasi ini, diharapkan para pelajar mampu menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing serta menjauhi segala bentuk kenakalan remaja yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.